General

TAMAN WISATA ALAM MANGROVE PIK, ALTERNATIVE WISATA WARGA JAKARTA

September 12, 2015

Jakarta, coba apa yang kalian fikir pertama kali ketika denger kata Jakarta? Hmnnn pasti macet, panas dan banyak gedung-gedung tinggi. 
Jangan salah, di jakarta juga ada tempat wisata alam. Salah satunya Taman Wisata Alam Mangrove, di kawasan Pantai Indah Kapuk ini cocok banget buat ajakin teman dan kerabat dekat kalian untuk berwisata tanpa harus keluar kota dan tanpa harus mengeluarkan kocek yang lumayan. 

Di Pantai indah kapuk ini ada 2 taman wisata mangrove. Nah kalau mau yang lebih luas, ketika kalian sudah sampai di PIK, ikutin arah  tulisan ata petunjuk jalan “Taman Wisata Alam Pantai Indah Kapuk”.
Letaknya ternyata ada di ujung Pantai Indah Kapuk, dan melewati daerah kawasan Yayasan Tzu chi. Tiket masuk sebesar Rp 25.000/orang. Berbeda dengan hutan mangrove yang satunya. Disini semua lebih terlihat rapih, tertata, dan lebih luas. Fasilitasnya pun bisa dibilang lengkap, karena ada tempat berkemah, kantin, toilet, dermaga untuk pake boat keliling hutan mangrove, dan petunjuk lengkap.

Selain berkeliling hutan mangrove dengan berjalan kaki kita juga bisa menyewa sampan yang harganya Rp 100.000 – Rp 250.000 selain sampan ada juga speed boat harga sewanya pun berkisar dari Rp 350.000 – Rp 500.000 untuk 8 orang. Pengen banget sebenernya naik sampan tapi harganyaaa muahaaal buanget (sedih). Jadi akhirnya kita lanjutkan perjalanan aja, menuju Hutan Mangrove di bagian belakang. Dibagian belakanh Taman Wisata Alam Mangrove ini banyak sekali pohon-pohon rimbun yang menambah kesan adem dan angin yang bertiup pun sepoy-sepoy, tapi sayang banyak nyamuknya. Jadi saran saya sih kalau ingin kesini jangan lupa pakai lotion anti nyamuk ya, biar gak di gigitin nyamuk. Banyak tempat atau spot disini untuk berfoto. Tempatnya bersih, terawat, dan adem (untuk ukuran Jakarta). Ada dermaga untuk yang ingin naik speed boad dan Di sebelah dermaga itu ada hutan pengamatan burung, ada bermacam-macam burung yang berterbangan liar di hutan.

Penginapan yang ada di Taman Mangrove ini sangat unik. Ada yang di tengah-tengah hutan mangrove, kita juga harus melewati jembatan kayu untuk sampai di penginapannya. 
Jika kalian ingin berkunjung, untuk mencapai ke lokasi ini kalian bisa melalui tol arah bandara soekarno hatta lalu keluar pintu tol PIK, setelah itu ikuti saja petunjuk arah Taman Wisata Mangrove PIK.

Kira-kira sudah 3 tahun lalu saya pernah kesini, suasanan dan keadannya sudah banyak sekali berubah. Sekarang lebih tertata dan lebih rapih dan banyak yang di perbarui. Harganya pun naik jauh dibanding dengan 3 tahun lalu. Di kawasan mangrove PIK ini di larang keras membawa kamera. Dan apabila kalian ketahuan membawa kamera akan di denda sampai Rp 1.000.000 loh ..

Taman wisata ini sesuai buat kalian yang inginkan foto-foto yang cantik serta kelihatan adventure.

General

SAUNG ANGKLUNG MANG UDJO

February 12, 2015

Menghabiskan weekend traveling di bandung. Setelah bermalam di kampung Cai ranca upas paginya saya yang sebenarnya pengen banget ke bukit moko tapi belum kesampean.
Perjalanan kami pun berlanjut ke Saung Mang Udjo. Rencananya mau makan siang sekaligus mau lihat pertunjukan angklung yang di mainkan oleh anak-anak.

Selamat datang di Saung Angklung Udjo

Bandung memang kota dengan penuh kreatifitas dan keseniannya ini menyimpan tempat yang penuh dengan budaya kesenian alat musik Nasional. Nah di Saung Mang Udjo ini kita bisa melihat Cara pembuatan sampai penggunaan angklung yang merupakan warisan budaya Nasional.

Anak-anak menunjukan aksi mereka bermain angklung

Saung Mang Udjo ini berada di Bandung timur, tepatnya berada di Jalan Padasuka no 118, untuk menuju tempat ini pun sangat mudah karena melewati jalan utama. Kebetulan saya menggunakan motor. Jalannya pun tidak begitu sulit. Kalau kita dari flyover pasupati sampai ke jalan Surapati arahkan kesebelah kiri kita sudah berada di jalan Padasuka. Dengan papan penunjuk yang besar menuju Saung Mang Udjo kita tidak akan tersasar menuju tempat ini. Nah jika kita naik angkutan umum, silahkan naik angkot dengan jurusan Cicaheum, cukup katakan pada supir angkot bahwa kita  ingin turun di Saung Mang Udjo, karena tempat tersebut kurang lebih hanya 500 meter sebelum angkot mencapai terminal Cicaheum.

Begitu sampai di areal Saung Mang Udjo, kita akan melihat pelataran parkir yang luas dikelilingi oleh pohon-pohon bambu. Langsung saja menuju lobi untuk membeli tiket masuk seharga 60.000 rupiah pada hari biasa dan 75.000 pada hari Sabtu dan Minggu. Harga tersebut sudah termasuk welcome drink, dan menonton pertunjukkan selama 2 jam. Pertunjukkan diadakan setiap harinya pada pukul 9.00 dan pukul 15.30. Sebelum masuk ke aula pertunjukkan, kita bisa berjalan-jalan di sekeliling Saung Mang Udjo untuk melihat kerajinan dan cinderamata yang ada disini. Disini juga kita bisa melihat kekayaan budaya Sunda yang eksotis, juga ada pemandu yang siap memuaskan rasa ingin tahu kita tentang budaya Sunda, alat musik angklung ataupun tentang pertunjukkan yang akan dilihat.

Tempat menjual aneka souvenir

Beberapa pertunjukkan yang sering dipentaskan di Saung Mang Udjo adalah demonstrasi Wayang Golek. Lama pertunjukkan ini sekitar 10- 15 menit, biasanya pertunjukkan ini bercerita tentang kisah rakyat yang dibumbui dengan humor khas urang Bandung. Pertunjukkan yang sederhana namun dapat membuat kita tertawa oleh dialog kocak sang dalang. Pertunjukkan lainnya adalah Helaran, Helaran ini adalah ritual dalam melangsungkan syukuran misalnya untuk anak yang baru di khitan/sunat.
Selain wisatawan lokal Saung Mang Udjo ini juga sering kedatangan turis mancanegara. Tempat ini pun kerap kali di jadikan pusat penelitian angklung.

Souvenir gantungan kunci, harganya terjangkau 10.000/pcs

Jangan lupa yaa untuk membeli cinderamata khas di Saung Mang Udjo.Tempat ini pun bisa menjadi rekomendasi untuk keluarga anda jika ingin berlibur ke Bandung

General

GUNUNG CIKURAY DENGAN SEJUTA PESONA KEINDAHAN ALAMNYA

January 12, 2015

Gunung Cikuray adalah sebuah gunung yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Gunung Cikurai mempunyai ketinggian 2.821 meter di atas permukaan laut dan merupakan gunung tertinggi keempat di Jawa Barat setelah Gunung Gede. Gunung ini berada di perbatasan kecamatan Bayongbong, Cikajang, dan Dayeuh Manggung.


Untuk mencapai Cikuray biasanya para pendaki naik kendaraan umum dari Bandung atau dari Tasikmalaya menuju terminal Guntur. Dari sana diteruskan dengan angkutan kota menuju jalur pendakian, (Cikajang, Bayongbong atau Dayeuh Manggung). Ketiga jalur tersebut menawarkan medan yang sangat menarik dengan karakteristik masing-masing. Jalur bayongbong adalah jalur yang paling terjal, tetapi dapat cepat sampai di puncak.


Untuk mencapai puncak Cikuray, umumnya para pendaki mengawali perjalanannya melalui tracking trails desa Dayeuh Manggung kecamatan Cilawu, Garut. Dibanding dengan jalur Bayongbong atau Cikajang, jalur ini relatif lebih mudah untuk didaki menuju puncak. Dari terminal bus Guntur, Garut, dapat dilanjutkan dengan menggunakan angkot bernomor 06 yang memiliki trayek Garut-Cilawu dengan tarif sekitar Rp. 8.000,-. Lalu turun di Patrol dan kemudian lanjut menuju perkebunan teh Dayeuh Manggung. Dari Patrol, pendaki dapat menyewa jasa ojek dengan tarif sekitar Rp. 20.000.


Dan sampailah kita di pos pemancar. Pos pemancar ini menjadi tempat para pendaki melakukan registrasi ulang. Untuk lamanya perjalanan pendakian sekitar 6-7 jam perjalanan santai, untuk perjalanan turun tidak membutuhkan waktu panjang. Kurang dari 4 jam perjalanan kita sudah sampai di pos pemancar.

jalan menuju pos pemancar
perkebunan teh
bukit bukit dari jalur pendakian

Sepanjang perjalanan pendakian kita akan disuguhkan pemandangan alam hijau yang luar biasa indahnya. Kita akan melewati perkebunan teh, perkebunan kol dan bukit bukit yang terlihat begitu indah.

sampai di pos satu jalur pendakian
vie dari puncak gunung cikuray
city light agak ngeblur sih tapi lumayan
kumpulan awan
view setelah awannya hilang (masih diatas puncak cikuray)
kita ada di atas awan
matahari terbit

Terhampar pemandangan yang indah sekali dari puncak, Gunung Papandayan terlihat jelas dari area ini serta lautan awan yang sangat indah. Selain itu kita juga dapat menikmati pemandangan kota Garut dari ketinggian di area puncak Cikuray. Untuk mendaki gunung Cikuray disarankan pada musim pendakian, khususnya musim kemarau jika ingin menikmati sajian indah di puncak gunung.
foto by abi