Bank Sampah Rukun Santosa, Desa Karanglo

1:24:00 PM

Peresmian Bank Sampah
Masih dalam rangkaian #EIJogja16 bersama #AquaLestari. Kami mendapatkan satu lagi ilmu dalam pengelolaan lingkungan dan memanfaatkan sampah plastik di salah satu program #AquaLestari yang diberi nama Bank Sampah.

Bank Sampah Rukun Santosa, Desa Karanglo diresmikan pada 16 Maret 2015, belum genap 2 tahun tapi program Bank Sampah sudah bisa memasarkan produknya hingga ke luar kota.

Nah apa sih sebenarnya Bank Sampah itu?
Bank Sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah.

Siapa yang sangka sampah ternyata bisa di sulap menjadi berbagai macam peralatan yang biasa kita pakai dan bermanfaat dalam kehidupan. Di Desa Karanglo saya mendapatkan banyak sekali pelajaran serta ilmu. Mengelola sampah dan merubahnya menjadi barang yang bernilai ekonomis. Lagi lagi saya merasa beruntung bisa menyaksikan bagaimana cara pembuatan tas dan peralatan lainnya yang di buat dari sampah plastik.
Belajar ya bukan ngerecokin
Ternyata tidak gampang untuk membuat satu karya dari plastik. Dibutuhkan ketelilitian dan keuletan agar hasilnya tidak mengecewakan. Saya pun malu karena kalah dengan ibu-ibu disini, hasil yang saya buat masih kalah bagus dengan ibu-ibu disini. Di Desa Karanglo sampah plastik di hargai 1.000 rupiah untuk satu kemasan atau bungkus makanan yang masih utuh. Semantara di Desa Karanglo sudah kehabisan sampah sampah plastik dan menyuplainya dari luar desa.
Sampah plastik bekas kemasan makanan
Untuk proses pembuatan tas laptop dan berbagai macam lainnya. Sampah plastik bekas makanan di kumpulkan dan digunting-guntik kecil atau digunting halus. Seperti gambar dibawah ini, eits jangan salah kalau belum terbiasa sulit loh. Tapi bagi ibu-ibu disini sangat mudah bahkan mereka melakukannya sambil menonton televisi loh. Saya penasaran mencoba ternyata tidak semudah yang kita lihat atau kita bayangkan.
Plastik di gunting kecil-kecil
Lalu di buat pola agar mudah saat menjahit
Setelah sampah plastik digunting-gunting kecil kemudian dilapisi plastik putih atau bening dan digarisi untuk membentuk pola agar mudah saat dijahit. Fungsi plastik yang sudah di gunting-gunting menjadi kecil adalah sebagai isi dari kulit tas. Setelah seldai dibuat pola dan proses selanjutnya yaitu dijahit sesuai pola dan jadilah sebuah tas laptop, tas mackup juga karya karya lainnya. Bukan hanya sebatas itu ternyata olahan dari limbah plastik ini bisa di bentuk menjadi wayang loh, biasanya wayang terbuat dari kulit tapi jangan salah di Desa Karanglo ini merupakan satu satunya wilayah di indonesia yang membuat wayang dari bahan limbah plastik.
Baju dan topi dari plastik (pict by @salmanbiroe)
Tas dan bunga yang sudah jadi
Tas dari plastik (pict by @Salmanbiroe)
Macam macam tas hasil dari bahan baku plastik
Karya home industri dari plastik ini sudah di pasarkan sampai di beberapa kota di indonesia loh. Kalian sudah punya? Berminat untuk membeli?

Kalau berminat untuk membelinya jangan lupa mampir ke Desa Karanglo, Klaten Jawa Tengah.


Kegiatan ini di sponsori oleh :

You Might Also Like

0 komentar

DIDUKUNG OLEH

Google+ Followers