Yakin masih mau ke Gunung Papandayan?

7:43:00 PM

Sedih bercampur kesal dalam hati setelah dapat info bahwa Gunung Papandayan, Garut mengalami perubahan yang sangat signifikan. Dari sisi perubahan jujur bagus dan memang seharusnya, tapi dari sisi lain sangat membuat saya sedih.
Pict by Jelajah garut
Mahalnya harga simaksi TWA Gunung Papandayan membuat pendaki abal-abal seperti saya harus mikir berkali-kali. Pendaki itu identik dengan makan seadanya bahkan saya pun rela naik mobil losbak terbuka demi menghemat cost. Wah apa jadinya kalau simaksi saya sudah tinggi harganya? Bisa-bisa TWA Gunung Papandayan ini akan sepi pendaki. Padahal sebelumnya TWA Gunung Papandayan ini gunung favorite saya banget, bahkan di kalangan pendaki lainnya. Namun apa daya kalau simaksi saja hampir senilai ongkos bus jakarta-garut.

Berdasarkan info yang saya baca di web resmi Jelajah garut  harga tiket masuk TWA Gunung Papandayan Di hari libur, sebesar Rp 60.000 per orang (Rp 30.000 ntuk tiket masuk dan Rp 35.000 untuk tiket berkemah). Harga itu belum termasuk tarif masuk kendaraan, tarif parkir kendaraan, dan tarif pemandu. Nah bagi kalian yang membawa kendaraan roda dua harus menambah Rp 17.000 untuk biaya masuk kendaraan dan Rp 15.000 untuk parkir, sehingga total harus membayar menjadi Rp 97.000 Info lengkap untuk harga tiket bisa mampir ke webnya jelajah garut.

Kenaikan harga tiket masuk Gunung Papandayan kini mulai diberlakukan per 5 Juli 2016. Kenaikan harga tiket masuk Taman Wisata Alam (TWA) paling favorit di Garut ini adalah imbas dari alih kelola Gunung Papandayan dari pemerintah, melalui Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) kepada pihak swasta, yaitu PT Asri Indah Lestari (AIL).

PT AIL sendiri kini terlihat terus membenahi infrastruktur TWA Gunung Papandayan dengan menyediakan lahan parkir yang luas dan beberapa fasilitas umum lainnya. Sementara untuk Jasa Transportasi, Jasa Perjalanan Wisata, Jasa Pemandu, dan Jasa Pusat Informasi kini dikelola oleh masyarakat sekitar yang tergabung ke dalam Koperasi Papandayan.

Sedih bukan hanya di rasakan para pendaki tapi para travel operator yang sudah menjadwalkan untuk mengadakan trip atau opentrip jauh hari sebelum pengumuman kenaikan tiket dan terpaksa mereka harus menaikan harga yang sudah di share atau membatalkan tripnya. 

Wah sepertinya sudah tidak bersahabat TWA Gunung Papandayan ini, saya yakin para teman-teman pendaki pun akan beralih tujuan karena tidak hanya Gunung Papandayan saja yang ada di garut.

Buat kalian yang ingin menyampaikan secara langsung atau bertanya seputar pengelolaan TWA Gunung Papandayan, silahkan hubungi kontak resmi PT AIL di bawah ini :

PT. Asri Indah Lestari

Desa Sirnajaya & Desa Keramat Wangi,
Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut,
serta
Desa Neglawangi, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.
Call Center : 082120052011
Phone : (0262) 2810036 / 2810034
Email    : twa.papandayan.ail@gmail.com
Facebook : twapapandayan

You Might Also Like

9 komentar

  1. males banget kudu bayar segitu mahal, untung udah pernah kesana, heuheuheu,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah mahal bgd ya .. Padahal kan kita naik gunung maunya biar hemat ..

      Jadi sedih gak bisa naik gunung yang track nya santai ..

      Delete
  2. Sepeda Motor saya diperkiran motor papandayan pernah rusak karena tertimpa motor lain yang diparkir atas instruksi petugas disana, kemudian motornya ambruk dan menimpa sepeda motor saya. Akan tetapi pengelola tidak mau bertanggung jawab atas kerusakan sepeda motor saya. Terima kasih atas pelayanan nya pt. Asri indah Lestari.
    😠

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah sayang sekali padahal kita kan parkir bayar mahal pula ya kak .

      Delete
  3. Sepeda Motor saya diperkiran motor papandayan pernah rusak karena tertimpa motor lain yang diparkir atas instruksi petugas disana, kemudian motornya ambruk dan menimpa sepeda motor saya. Akan tetapi pengelola tidak mau bertanggung jawab atas kerusakan sepeda motor saya. Terima kasih atas pelayanan nya pt. Asri indah Lestari.
    😠

    ReplyDelete
  4. Replies
    1. iyah papandayan sekarng udah jadi gunung komersil dengan tiket masuk yang mahal bikin males buat kesana

      Delete
  5. wich jelajah garut ini, sering masuk dapet diskon sampe segininya,,,,hahaha

    ReplyDelete
  6. Walau pun gunung Papandayan sudah menjadi gunung yang komersil, aku sih tetap seneng dengan yang ada disana. Muda mudahan sih enggak banyak berubah.

    ReplyDelete

DIDUKUNG OLEH

Google+ Followers