Terhipnotis Sunrise dan Sunset di Pulau Derawan

12:57:00 PM

Baru saja kuberanjak beberapa saat sebelum itu
Ada yang mati menunggu sore menuju senja, bersama...
Harum mawar di taman 
Menusuk hingga ke dalam sukma
Dan menjadi tumpuan rindu cinta bersama 
Disore itu menuju senja
~Payung Teduh - Menuju Senja~

Semalam ketika saya mendengar lagu ada sebait lirik yang membuat saya ingin sekali menulis tentang matahari lagi "dan menjadi tumpuan rindu cinta bersama disore itu menuju senja". Keindahan matahari saat ia terbit dan tenggelam selalu membuat saya rindu dengan warna jingganya. Bahkan rindu setengah mati. Sebenarnya dimanapun ia terbit dan tenggelam akan sama saja. Suasana hati lah yang membedakannya.
Selamat Pagi
Pagi itu suara alarm membangun kan ku dan seisi kamar di penginapan Derawan Fisheries. Kami tidur ber 4 dengan tambahan extra bed. Sisa-sisa tarian dalling masih terngiang dan mungkin terbawa mimpi semalam.

Ketika drama pagi terjadi saya panik dengan akun saya yang di hack dan mba aqied, dyah juga puspita membantu saya menenangkan diri setelah itu mereka asik di depan kamar sambil menunggu matahari benar-benar terbit. Seseorang menawarkan kita semua untuk ikut dengannya keujung pulau demi melihat benar-benar indahnya matahari terbit (sebut saja dia kak vir). Kaka ini memang tidak pernah lupa mengetuk pintu kamar dan membangunkan kita untuk sekedar makan mie atau mengajak kami melihat whaleshark (luar biasa baik). 

Kami terus berjalan mengikuti kak vir sampai ke ujung pulau melewati banyak villa dan perumahan warga yang sedang sibuk menjajakan dagangan mereka (ya mereka berjualan sarapan). Sudah ada beberapa peserta #MeetAndTrip05 lainnya yang sedang asik. 
Mungkin saya sempat terbius oleh suasana, sejatinya memang selalu seperti itu ketika melihat langit berubah warna. Ah saya jatuh cinta kesekian kalinya. Bukan pada seorang laki-laki gagah yang punya banyak uang atau pun yang sudah mapan, tapi lihatlah saya jatuh cinta pada alam ciptaanNya.
Mataharinya sudah tinggi jadi warnanya sudah orange
Bagiku waktu selalu pagi. Diantara potongan dua puluh empat jam sehari.
Bagiku pagi adalah waktu paling indah, ketika janji-janji baru muncul seiring embun menggelayut di ujung dedaunan.
Ketika harapan-harapan baru merekah bersama kabut yang mengambang di persawahan hingga nun jauh di kaki pegunungan.
Pagi, berarti satu hari yang melelahkan telah terlampaui lagi. 
Pagi, berarti satu malam dengan mimpi-mimpi terlewat lagi.
~Tere Liye - Sunset Bersama Rosie~
Dilihat dari sisi manapun ia selalu cantik
Aku harus menyibukkan diri. 
Membunuh dengan tega setiap kerinduan itu muncul.
Ya Tuhan, berat sekali melakukannya...
Sungguh berat, karena itu berarti aku harus menikam hatiku setiap detik.
~Tere Liye - Sunset bersama Rosie~

Karena setiap kerinduang yang tak terobati akan terasa menusuk-nusuk hati, bahkan menyayatnya hingga robek. Bagaimana bisa di lupakan warna langit yang begitu indah saat speedboat kami mulai memasuki dermaga Derawan Fisheries?? 
Tau rasanya ketika pandangan pertama? Seperti itulah rasanya melihat matahari terbenam di Derawan Fisheries. Sampai saat ini saya tidak bisa melupakannya.
Hello dermaga kayu yang cantik untuk jadi objek foto
Setelah tenggelam pun masih tetap indah
Ya Tuhan kenapa saya tiba-tiba jadi puitis gini. Jangan bilang saya puitis, ini bukan bagian dari seorang puitisi karena saya hanya terhipnotis saja ketika melihat indahnya sunset dan sunrise di pulau ini. Pulau yang selalu membuat saya jatuh cinta di setiap sisinya (Pulau Derawan).

Ayo ke Pulau Derawan, jangan ragu. Jauh memang, tapi kalian tidak akan pernah menyesal dengan kenangan yang akan terjadi, kalian bisa menceritakan pada teman dan sahabat ketika kalian berkunjung ke pulau yang cantik ini.

Terimakasih atas hipnotis yang sudah mendarah dagingnya @DerawanFisheris dan @Indonesia_paradise.

You Might Also Like

10 komentar

  1. Semuanya cantik di Derawan. Sunset sunrise apalagi bawah lautnya. Derawan benar-benar membuat saya jatuh cinta 😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah semua sisinya cantik dan unik. Apalagi penyu yang berenang2 cantik di bawah penginapannya itu ngegemesin bgd .

      Aaaak padahal baru seminggu aku udh rindu setengah mati 😂😂

      Delete
  2. Aku gak dapat banyak foto sunset. Keseringan batre kamera habjs duluan. Hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hari terakhir aku pun begitu 😂😂

      Tapi cukup banyak kerekam di memory otak yaaa mba aqied.. jd gak akan keapus 😄😄😄

      Delete
  3. Mba han masih bobo pas poto sunrise say 😂😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. 😂😂😂😂 terus itu siapaaa yah kak vir? Mirip2 mba han ..

      Apa aku yang masih ngantuk dan belum sadar.. hahhaha jd salah liat ..

      Delete
  4. Ihhh penggemar Payung Teduh juga dia dan kutipan-kutipan novel Tere Liya.. Hmmmm

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahha iyah dua jagoan ini emng paling bisa bikin kata kata okeh yah ..

      Delete
  5. Replies
    1. Makaaasih kak vir .. di ambil dr hape sebagian gara2 kamera low 😂😂

      Delete

DIDUKUNG OLEH

Google+ Followers