Mencicipi Makanan Khas dari Pulau Derawan Tehe - tehe

12:57:00 PM

Sebagai orang Indonesia saya sangat bangga bisa tinggal di Indonesia. Indonesia yang memiliki berbagai macam tradisi dan budaya, serta hampir di setiap daerah memiliki makanan khas.
Kali ini saya di beri kesempatan oleh @derawanfisheries dan @indonesia_paradise untuk menikmati keindahan salah satu wilayah di bagian Kalimantan Timur secara gratis, yaitu di bagian Pulau Derawan. Kesempatan ini tentunya tidak akan saya sia-siakan.

Di Pulau Derawan ini ada berbagai macam makanan khas atau makanan tradisional. Salah satu makanan khas Pulau Derawan yang berhasil saya cicipi yaitu Tehe-Tehe. Apa sih Tehe-Tehe? Dilihat dari bentuknya yang unik bulat dan berduri, di tambah lagi cangkang Tehe-tehe ini terbuat dari bulu babi yang sudah di bersihkan. Jadi jangan khawatir makanan ini sungguh tidak berbahaya sama sekali. Meskipun hewan laut ini memiliki duri yang jika terkena kulit akan menyebabkan iritasi atau gatal-gatal bahkan perih. 
Siapa yang menyangka hewan laut yang satu ini bisa di sulap jadi makanan lezat.
Di Wilayah Kalimantan Timur, khususnya di Pulau Derawan hewan laut ini bisa di sulap menjadi makanan yang enak dan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Cara memasaknya pun bisa di pepes ataupun ditumis. Menurut Mas Hary warga asli Pulau Derawan cara memasak Tehe-tehe sangatlah mudah dan tidak sulit. Pertama yang di lakukan adalah membersihkannya dengan kain untuk menghilangkan duri-duri yang tajam dan membersihkan racunnya, lalu masukan beras ketan putih yang sudah di bersihkan ke dalam cangkang bulu babi. Isi setengah bagian cangkang bulu babi dengan beras ketan putih yang sudah di campur santan dan garam setengah bagian saja. Lalu tutup bagian atasnya dengan daun pandan yang sudah di ikat.
Tehe-tehe yang sudah siap santap (foto by: @eviewofdevi)
Kemudian, masak santan hingga panas, dan masukan tehe-tehe satu persatu kemudian direbus dengan santan kurang lebih satu jam.
Cara untuk mengetahui tehe-tehe sudah matang atau belum, bisa dicek dengan membelah tehe-tehe. Jika salah saat memasaknya, biasanya tehe-tehe menjadi lembek dan tak enak dimakan. Paling enak menikmati Tehe-tehe pas masih hangat.
Tehe-tehe yang ditutup daun pandan
Tehe-tehe yang sudah matang
Foto di ambil dari instagramnya @puspitaputria

Nah katanya Tehe-tehe ini paling pas dimakan bersama ikan dan sambal. Rasanya yang lezat, tidak akan mengecewakan. Tehe-tehe pun enak disantap sebagai teman minum kopi. Kesenangan pribadi bagi saya ketika telah mencicipi makanan unik khas Derawan. Kapan lagi bisa makan tehe-tehe kalau bukan di Derawan? Apa lagi kalau mas hary yang masak *peres dikit lah yah* hehhe (kode minta dimasakin). 

Note: Kunjungan saya ke Derawan kali ini di sponsori oleh @derawanfisheries dan @indonesia_paradise



You Might Also Like

9 komentar

  1. Aroma tehetehe yang sudah matang ini wangi sekali. Saya sampai tidak tega makannya disimpan untuk dibawa pulang. Tapi di perjalanan saya lupa naruhnya dimana. Emang bakal basi sih tapi bukan buat dimakan di rumah hanya untuk diperlihatkan kepada anggota keluarga 😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah TanEv pasti basi kalo sampe kerumah .. soalnya kan ada santennya juga..

      Bentuknya unik bgd dan langka ya tan .. aku malah gak kepikiran mau di bawa dan kasih tau orang rumah..

      Delete
  2. Hmm baru tahu. Menarik juga. Mau coba ah lain kali ke sana. Amin!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo kak murni salam kenal .
      harus banget coba Tehe-tehe kak kalo ke Pulau Derawan .. rasanya enak banget .

      Delete
  3. Replies
    1. Ke derawan dulu min .. nnti bisa coba ini ..

      Delete
  4. unik banget deh makanan dari bulu babi ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah unik bgd emng. Gak kepikiran kmren buat di bawa. Hehhe biar pamer sama kalian .. wkwkwkwk

      Delete
  5. Woowww, ini makanan enak sejagad. Di Kepulauan Selayar, namanya Tie Tie. Suku Bajo dan umumnya masyarakat pesisir di Kepulauan Selayar biasa memasak atau membakarnya. Dan, luar biasa enaknya.

    ReplyDelete

DIDUKUNG OLEH

Google+ Followers