Pesona gunung galunggung, yang membuat siapapun jatuh hati

5:48:00 AM

Kenapa sih suka banget camping? 
Kenapa suka banget naik gunung atau suka banget yang berbau alam?
Jangan tanya deh kenapa ya, di coba dulu ajah camping di pinggir danau di tengah gunung. Saya jamin pasti akan jadi suka suka banget malah. Saya pernah bermimpi gapai puncak tertinggi di Pulau Jawa. Ah cuma mimpi! Sampai saat ini ya masih mimpi kok. Karena memang beberapa kali naik gunung dan gagal sampai puncak. 

Contohnya saat pendakian ke cikuray. Sampai puncak bayangan trus prustasi. Halahh gagal sampai puncak turun lagi deh ke camp area.
Awal mei lalu saya pernah juga mendaki gunung semeru dan hanya sampai di kalimati. Pengen banget ikutan kepuncak *gagal kepuncak lagi*. Tapi sadar diri kalau nafas saya memang belum tangguh, dari pada nyusahin orang lain kan. Okeh lain kali saya akan sampai di titik puncak itu. Nanti tapi! Hehhe belum tau kapan.
Gunung galunggung dengan ketinggia 2.168 MDPL

Kali ini saya mencoba untuk jalan-jalan cantik ke Gunung Galunggung dan camping di kawahnya.  Pendakian yang tidak terlalu melelahkan *bukan sombong* karena memang tracknya yang cukup mudah. Gunung Galunggung terletak di Tasikmalaya, saya dan chairul brangkat dr terminal kalideres naik bus. Karena kesiangan kita ketinggalan bus Budiman akhirnya kena tipu sama agen bus. Kita disaranin naik bus arah cilacap, katanya lewatin terminal indihiang. Nyatanya kami di turunin di pinggir jalan di pertigaan arah ke jawa tengah, masih jauh dari terminal indihiang. Udah kena tiket bus lebih mahal dr yang seharusnya cuma 60.000 malah kena 105.000/orangnya. Trus di tambah harus naik angkot tambahan beberapa kali untuk sampai ke terminal indihiangnya *gagal jalan-jalan hemat men.

Perjalanan di lanjut dengan angkot kecil dan supir angkot yang baik hati, yang bersedia nganterin kita sampai ke terminal indihiang. Saya berusaha mencari informasi dan akhirnya kita di turunkan di jalan kecil dan sudah ada angkot hijau untuk menuju ke pintu gerbang Gunung Galunggung. Gak semua supir angkot itu penipu loh. Tapi sebel ajah kalo kita yang kena tipu. Sekitar 20 menit sampailah di pintu gerbang Gunung Galunggung. Nah kalau naik angkot harus turun di pintu gerbang pertama dan melanjutkan dengan naik ojek, kalau mau jalan juga bisa tapi lumayan jauh. Jam 5 sore kami sampai dan istirahat sebentar di warung sebelum mulai pendakian menuju kawah, sempat nanya dengan ibu warung katanya waktu yang di butuhkan kira-kira 2 jam, tapi nyatanya gak sampai 2 jam kami sudah sampai di kawan, langsung diriin tenda. Belum gelap ketika kami sampai di kawah jadi bisa cari spot yang asik buat camping, ternyata banyak juga yang camping karena kebetulan libur longweekend jadi lumayan agak ramai. Udaranya sudah mulai terasa dingin, persiapan saya lebih matang dibanding ketika kami camping di curug seribu yang hanya bawa 1 sleping bag dan tidak bawa jaket. Kali ini dengan persiapan yang matang bawa 2 sleping bag dan jaket tebal. Terasa lebih hangat! 

yang satunya mah masih asik di dalam Slepping bag
Bukan Foto prewed!!
Mimpi harusnya sampai di pulau komodo segera, bukan ngegunung mulu
Gunung galunggung ini merupakan salah satu obyek wisata yang ada di tasikmalaya, tidak heran kalau banyak pengunjung yang datang. Kebanyakan sih tidak camping alias pulang hari. Selain pemandangan alam yang di sajikan banyak fasilitas lainya yang bisa kita nikmati disini seperti pemandian air panas, kolam pemandian, kamar mandi dan banyak warung-warung penjual makanan kecil yang berjualan sampai di puncak gunung. 
Perjalanan dari Jakarta membutuhkan waktu sekitar 7 jam. Untuk sampai di puncak Gunung Galunggung ada dua jalur yang bisa kita lalui. Bisa melalui jalur tangga yang menantang dengan 620 anak tangga, ada juga jalan setapak berpasir yang bisa kita lewati dari samping tower. Nah tinggal senyamannya kita ajah mau pilih jalur yang mana. Saya dan chairul lebih memilih jalur setapak dan pulangnya penasaran mau coba menuruni 620 anak tangga.

620 anak tangga yang bikin gemeteran 
travelmate yang gak kuat lagi bawa carier, hahha
Ya emng kerjanya narsis, bagus yah pemandangannya
kawah gunung galunggung dari puncak
di puncak gunung banyak warung, enk yaa gak perlu masak heheh
Kayanya cuma berdua, bawaanya gak nyantai banget
Selesai beres-beres pakai jaket biar gak kedinginan, Saya mencoba keluar tenda. ternyata lagi terang bulan dan langitnya indah banget. Banyak bintang yang bertebaran. Bikin suasana makin romantis deh. Karena gak ada persiapan bawa kayu bakar atau cari ranting-ranting maka malam hari kita hanya duduk di depan tenda sambil masak. Trus belajar foto malam hari. Sampai kelelahan dan istirahat. Susah payah sampai dapet hasil yang paling bagus. Tapi apalah artinya saya bukan orang yang jago foto. Jadi hasilnya seadanya.
Selamat malam
Susah banget ambil foto ini 
Pagi-pagi sekali saya bangun, berharap bisa liat sunrise. Berhubung kita ada di tengah kawah dan tertutup oleh bukit yang mengelilingi maka kita gak bisa liat sunrise. Pengunjung mulai berdatangan dari pagi-pagi. Mungkin warga sekitar yang ingin berwisata. Banyak juga yang ingin memancing, katanya banyak ikan warna-warni yang bakal di dapat kalau beruntung. Mereka memancing di kawah Gunung Galunggung, saya fikir kawahnya air blerang ternyata bukan. Kawah nya ini ternyata satu-satunya sumber mata air warga sekitar. Airnya tawar ternyata cuma karena warnanya ajah yang hijau, pengendapan lumut kayanya sih. Sebenarnya airnya bisa di pakai untuk masak dan kebutuhan lainnya, tapi cari warna yang agak bening yaa. 

Ketika banyak pendaki yang baru sampai kami langsung siap-siap dan bergegas membereskan semuanya dan langsung menuju jakarta. Perjalanan yang panjang sekitar 7 jam yang akan kami tempuh dengan duduk manis di dalam bus. Bikin pantat panas. 

Sebenarnya kami tidak sangka kalau Gunung Galunggung ini punya pemandangan yang wawww kaya gini. Makanya seneng banget karena gak sia-sia perjalanan panjang kita untuk sampai disini. Pulangnya kami memilih jalur tangga, kita harus menuruni 620 anak tangga. Emang lebih baik lewat jalur setapak, kenapa? Karena kaki saya semua gemetar ketika selesai menurunin semua anak tangganya. Gak kebayang kalau naik dengan tangga, pasti lebih melelahkan dan akan lebih bikin dengkul gemeteran. Hehhe  

Kalau kalian mau kesana juga, 
Nah beriku panduannya, semoga bermanfaat ya ..
  • Dari Jakarta - Tasikmalaya Rp 60.000/orang turun di terminal Indihiang Tasik. (bus dari semua terminal misal Kp Rambutan, Lebak Bulus, Kalideres)
  • Indihiang - pintu masuk kawasan Gunung Galunggung naik angkot warna hijau Rp 15.000/orang.
  • Pintu masuk kawasan - Pos awal pendakian naik ojek Rp 20.000/orang.
  • Tiket masuk Rp 6.500/orang.
Update terbaru 25 September 2015, dan bisa berubah sewaktu waktu yah. 
Selamat berlibur.

You Might Also Like

14 komentar

  1. itu nampaknya bukan puncak kak, soalnya di seberang kawah masih ada yang lebih tinggi, hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh gitu ..hehhe tapi ini yg sebelah kawah kak ..aku juga gak tau sih ..cuma memang ada bacaannya ..

      Delete
  2. kak edit fotonya pakai apa sih ? fotonya bagus-bagus selalu. favorit deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih kak ..aku gak edit kok fotonya langsung dr kamera ☺

      Delete
  3. wah keren mbak, bisa bermalam disana, saya juga pernah datang kesana. jangankan sampai malam, turun ke kawahnya aja enggak sama sekali, rada takut karena datang jam 6 pagi masih sepi pengunjung. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo kak iskandar ..
      Wah sayang banget kesana gak sampai ke kawah.. Padahal bagus banget..

      Delete
  4. hallo mba, mau nanya itu buat camping di pinggir kawahnya, jalurnya harus naik tangga dulu atau ada jalur lain? terus ada sumber air bersih ga mba di sekitaran camp mbanya? makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai ka arista.. ada dua jalur bisa lewat tangga tapi turun ke kawahnya gak lewat tangga.. lewat samping kak .. jalannya setapak dan berpasir

      Delete
  5. Keren mbak....
    Rencananya bulan depan sy mau ke galunggung juga ...

    ReplyDelete
  6. nice trip.
    tapi sebetulnya itu lebih tepatnya masih sekitar 1100 Mdpl dan itu bukan puncak galunggung. tapi puncak kaldera. puncak nya ada di 2200 Mdpl.

    ReplyDelete
  7. Ko ga ada yang ke puncaknya ya. Itukan ke kawah nya. Setau saya yang di sebut puncak itu dataran tertinggi di tempat itu

    ReplyDelete
  8. Gunung Galunggung emang unik dan indah, salah satu keunikannya adalah ada mushola di dasar kawah, tetapi sayang sekal Sabtu kemarin mushola di kawah Galunggung tertimbun longsor.

    Salam kenal,
    Eri Anggoro Kasih

    ReplyDelete

DIDUKUNG OLEH

Google+ Followers