Bermain-main di taman batu (stone garden) dan gua pawon

9:52:00 PM

Niatnya mau camping cantik di gunung pancar, tapi ada sesuatu hal yang udah bikin bege duluan jadi akhirnya gak jadi camping dan kita terpaksa cari tujuan lain. 
*bete gara-gara gagal camping*

Langsung cari referensi tempat wisata yang paling deket dari Sentul atau Bogor. Akhirnya kita mutusin buat ke Stone Garden besok paginya. Gagal camping deh kitah! ahh bete sih gara-gara satpam (sebut saja dia diding) yang dengan seenaknya nembak harga untuk camping perorang katannya Rp 100.000,- nah kan dikata kita gak pernah kamping di tempat yang lebih bagus apa *muka kita muka gampang di begoin kali ya* atau muka unyu-unyu. di tambah lagi kena imbas tutup jalur di puncak, dari mahrib sampai jam 11 malem stack dan baru lancar jalannya sekitar jam 11 malam. Udah bete luar biasa deh.. rasanya mau makan yang banyak! (gak ada hubungannya ya) 
Stone Garden dan Gua Pawon
Yaudah kita lanjutin perjalanan ke arah puncak. Rencana mau bermalam di puncak pas gak mau sewa penginapan tidur di mobil ajah kita mah (backpacker sejati tapi makan di warung punyak ampe 250 rebu) dan paginya mau langsung lanjut ke arah Padalarang lewat cianjur ke Stone dan Gua Pawon. Berbekal maps sampai lah kita ya meskipun salah jalur. Kita ke jalur Gua Pawon. Jalur yang dilaluipun sempit dan naik turun tapi sudah di cor beton jalannya jadi gak takut mogok karena gak kuat nanjak (pengalaman ke Curug Leuwi Hejo) 

Stone Garden ini ngehits banget *kalah hits aku* gara media sosial juga. Stone Garden merupakan obyek wisata alam yang berada di kampung Grimulya, Desa gunung masinggit Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Stone Garden (taman batu) alami ini berada di wilayah padalarang dan masih satu lokasi dengan Gua Pawon. Saya dan teman-teman masih buta sama lokasi. Kita parkir di pelataran Gua Pawon dan harus tracking untuk sampai ke Stone Garden. Jalur trackingnya lumayan curam dan nanjak dengan tingkat kemiringan lebih dr 30 derajat, 1/2 jam waktu tempuh untuk tracking ke atas. Sebenarnya kita tidak perlu tracking jika kita parkir mobil di area Stone Garden.
Sedih hati adek bang pas selesai tracking sampai di atas malah ada parkiran lebih dekat. hmmnn yasudah lah yah anggap ajah olahraga. hahhaha
Batu-batu besar dan kecil banyak dan semua unik-unik bentuknya
Taman Batu (Stone Garden)
Hati-hati yah jalan agak licin dan batunya pun tajam-tajam
Sampai di Stone Garden kita di mintakan retribusi Rp 5.000/orang. Agak nanjak keatas dan akan terlihat haparan batu-batu besar tersebar luas. Kita bisa memilih tempat dan bepose sesuka hati tanpa harus bergantian atau antri untuk berfoto. Hasilnya galeri saya pun full dengan banyak foto-foto orang lain *saya mah tukang foto*
Merah putih tetep di junjung *edisi 17an
Akhirnya punya foto lumayan bagus juga (maaciw ya ari)
Kalau engga selfie ya minta fotoin
Dimusim hujan jalan ke Stone Garden lebih licin. Saya sarankan untuk menggunakan sepatu atau sendal tracking supaya kalian tidak mudah terperosok. Banyak pula larangan-larangan yang harus kita patuhi, seperti dilarang berkata kata kasar dan banyak lagi lainnya. Harus di patuhi ya kalau ingin jadi traveler yang baik (lalu di keroyok traveler)

Puas banget foto-foto. Bukan saya yg di foto sih, banyakan fotoin orang saya mah *sedih*. Lama foto-foto dan pose gak jelas macem GGS. Langsung buru-buru turun ke parkiran, lanjut ke Gua Pawon. Cuma saya dan keong yang gak mau rugi dan langsung meluncur ke arah gua pawon. hahhaha emang dasar pemalas tuh kerjanya melehoy mulu (re: irul, ari, ama gondes) 

Saya dan keong yang emang penasaran sama Gua Pawon, kami langsung masuk kedalamnya. Untuk tiket masuknya kita cukup membayar Rp 5.000/orangnya dan untuk parkir mobil Rp 3.000 untuk satu kendaraan. Masih sangat terbilang murah dibanding tempat wisata lainnya yang emang udah ngehits dan tenar. Terbukti dari jajanan yang kami beli. Harga untuk gorengan saja hanya Rp 500,- bayangkan ditempat wisata jarang banget yang jual jajanan murah, rata-rata semua menjual dengan harga tinggi. Tidak terlalu jauh berjalan kaki sampailah kita di pintu masuk Gua Pawon. 
Pelataran parkir gua pawon yang tidak terlalu luas
Jalan menuju gua pawon sudah diperbaiki dengan menggunakan beton sampai ke mulut gua 
Gua pawon naik terus ya gak jauh kok, serius bukan PHP kok
Anak tangga sebagai akses ke mulut gua
Berjalan terus sampai di mulut Gua dan terlihat banyak kelelawar yang bermain-main cantik di dalamnya. Hati-hati banyak monyet yang berkeliaran. Jangan terlalu dekat!! nanti dikira kembaran (dikeplak yang baca, hahha piss) 
Gua Pawon tidak terlalu besar dan tidak banyak juga yang bisa dilihat selain batu batu besar yang memang sangat cantik tersusun, kelelawar. Gak lama-lama ada di dalam gua karena sudah terlanjur takut sama monyet yang mengikuti saya dan keong sampai ke pintu keluar. Terasa banget sih suasana mistis pas masuk ke dalamnya makannya saya gak betah lama-lama.
Neng kenapa sendirian?
Sampai di mulut gua pawon dan bau kelelawar mulai tercium
Setelah saya baca-baca di google ternyata banyak sudut gua lainnya yang bisa kita exsplore. Seperti ada fosil manusia purba, disayangkan memang karena tidak ada penjaga yang memberi tahu saya.

Kenapa sih di sebut Goa Pawon? karena memang letaknya berada diperbukitan yang bernama Pawon. Gua Pawon memang bukan merupakan salah satu destinasi wisata favorit masyarakat Bandung, sehingga tidak banyak yang tahu keberadaannya makannya pengunjungnya tidak terlalu banyak. Sebenarnya gua ini menyimpan rahasia sejarah selama ribuan tahun lalu. Tidak lama saya mengelilingi gua ini (mungkin saya lelah) dan kita kembali ke parkiran untuk selanjutnya siap-siap untuk pulang. 

Selesailah main-main cantik kita.

You Might Also Like

2 komentar

  1. Hai indah salam kenal :D
    Mau tanya dong. Di stone garden ada tempat camp ga ya?
    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo kak rizki .. Sepertinya tidak di perbolehkan ngecamp deh ..

      Delete

DIDUKUNG OLEH

Google+ Followers