Diromantisin Alamnya Bromo

8:33:00 PM

Mahameru malu malu terlihat dari pananjakan bromo
Romantis bukan cuma sama pasangan saja ternyata. Aaak saya yang saking seringnya di romantisin sama alam, di bandingkan dengan pacar. Kalah banyak pokoknya pacar saya mah! hehhe pisss *kalo DIA baca*. Trip gunung terakhir saya banyak banget bonusnya loh. Misalnya dapet temen temen baru yang kece baday, terus dapet bonus kedinginan, dapet juga bonus jalan jalan ke bromo! 

Saya yang memang baru kali ini menginjakan kaki di Malang. Jadi sekaligus deh setelah turun dari Semeru langsung lanjut ke Bromo. Saya yang ngebet banget mau ke Bromo sebenernya, sampe rela madol kerja lagi. Duh bos tolong jangan pecat saya ya kalo baca tulisan ini. Ketika harus madol dari kerjaan untuk liburan saya sering kali deg-degan. hahhahahha ya sudahlah! yang penting jangan di pecat ya bos. 

Gak bisa tidur setelah sampai di ranupani, entah kenapa sih saya itu sensitif banget sama hal-hal mistis di tempat-tempat baru. Jam 2 pagi saya dan rombongan kembali di jemput oleh supir jeep yang memang sudah di pesen untuk nganterin kita ke bromo. Kenapa harus jam 2? okeh perjalanan butuh waktu 2 jam karena harus lewatin jalan rusak, Dan kita harus sampai di sunrise poin sebelum matahari benar-benar terbit. Padahal udah setengah jalan loh kalau dari semeru. Tetapi memang harus memutar untuk sampai di pananjakan Bromo. Saya selalu duduk di samping pak supir. Abis Gak tahan dinginnya kalau di belakang.

Adek sudah lelah bang, tapi mau gak mau harus jalan kaki dan menanjak dari parkiran jeep ke lokasi sunrise point. sebenrnya bisa naik kuda. Tapi sayang uangnya. Wahh kaki udh pada kaku semua, ditambah lelahnya abis nanjak semerukan, hahha *padahal gak sampe puncak* gak apalah ya.. 
Ngejar sunrise dan harus berjalan lebih cepat dan menanjak terus. Akhirnya sampai di sunrise point. Menikmati dan menunggu matahari terbit. Dinginnya itu loh dingin pake bangettt hahha...

Sunrise di pananjakan bromo
Banyak orang berburu foto-foto bagus
Saya gak mau kalah juga
Disisi lain Bulan Bersinar terang
Ini mela sama aca, katanya sih sahabatan, hehhe
Matahari sudah mulaimuncul
Dan inilah penampakan sunrise di bromo. gak jauh beda seperti suntise di puncak gunung lainnya. Setelah melihat sunrise kami semua kempali ke jeep untuk turun ke kawah bromo, pasir berbisik dan savana atau sering di sebut bukit teletabis. saya di buat kagum dan gak henti nyucak syukur. gak nyangka bisa ada di tempat seromantis ini. Kaki sudah terlalu capek untuk ikutan melewati anak tangga sampai ke puncak kawah, Jadi saya hanya berdiam diri di samping jeep. bukan berdiam sih tapi ngabisin batre kamera alias foto dengan berbagai macam gaya. Gaya melulu ya ... 

Bromo di penuhi dengan suku tengger. Ada beberapa cerita tentang bromo yang saya baca di google. salah satunya yang saya baca seperti ini,

Masyarakat suku tengger merupakan salah satu suku yang mendiami lereng gunung Bromo-Bemeru. Gunung bromo (2.392m) adalah gunung yang dianggap suci bagi masyarakat tengger karena merupakan lambang tempat dewa Brahma, tempat wisata terkenal di jawa timur yang dapat ditempuh lewat empat kabupaten, yaitu : Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang. Puncak gunung Bromo yang luasnya 10 km merupakan perpaduan antara lembah dan ngarai dengan panorama yang menakjubkan bisa menikmati hamparan lautan pasir seluas 50 km. Kawah gunung Bromo berada dibagian utara berketinggian 2.392 m diatas permukaan laut yang masih aktif dan setiap saat mengeluarkan kepulan asap ke udara. Suhu rata-rata digunung Bromo antara 3-170C. Bagian selatan merupakan dataran tinggi yang dipisahkan oleh lembah dan ngarai, danau-danau kecil yang membentang di kaki gunung semeru yang dirimbuni hutan dan pepohonan sungguh merupakan pesona alam yang mengagumkan. Disamping pemandangan alam yang indah gunung bromo juga memiliki daya tarik yang luar biasa karena tradisi masyarakat tengger yang tetap berpegang teguh pada adat-istiadat dan budaya yang menjadi pedomannya.

Masyarakat tengger memiliki rasa persaudaraan serta solidaritas yang sangat tinggi. Menurur nara sumber (bpk. Sugik) di masyarakat tengger kriminalitas sangatlah kecil semua itu disebabkan oleh rasa percaya pada adanya tradisi, kualat, serta akibat yang akan didapat dari sang HYang Widhi jika mereka melakukan suatu kesalahan. Masyarakat Suku tengger berjumlah sekitar 40 ribu (1985) tinggal dilereng gunung semeru dan disekitar kaldera tengger. 

Foto-foto narsis
Banyak yang berjualan di sekitar kawah bromo
Mobil jeep parkir sesuai dengan warnanya
Mobil jeep yang kita naikin, merah warnanya
Mereka aktaktif sekali yah

Inilah kami, temanjalan
Savana
Naik kuda, sebenernya takut
Bukit Teletabis
Panorama
Waktu Narsis lagi deh, maaf ya kebanyakan fotonya dari pada ceritannya, foto sih lebih bercerita kan. Foto terus sampe kamera bener-bener gak bisa di jepret lagi. Panas terik pun sampai tidak terasa. Ada kakek berkuda yang menghampiri kita dan menawarkan untuk berfoto. KAsihan sebenernya makannya kami semua mau untuk berfoto dengan kudanya dan membayar 5.000 rupiah perorangnya. Waktu semakin siang. kita semua gak bisa lama-lama karena saya dan imam harus kembali ke jakarta menggunakan pesawat jam 3 sore, makannya kita harus buru-buru kembali ke kota malang. 
Karena saya dan imam pun memang belum tau persis dimana lokasi bandaranya. Kami berpisah di pasar tumpang dengan rombongan, rombongan naik kereta dan kami naik angkot menuju bandara. Bandara malang ternyata tidak seperti yang saya bayangkan. Kecil banget, tapi sudah di buat yang baru masih dalam proses finising sih. Ahh kapan-kapan mau main lagi ah ke malang. Makasih buat temanjalan atas trip yang sungguh melelahkan dan super super romantisnnya.

You Might Also Like

5 komentar

  1. Foto-fotonya Bagus mbak. Salam kenal, blogwalker kagung13.blogspot.com :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih kurnia .. salam kenal juga..

      Okeh langsung meluncur ke blognya 😊

      Delete
  2. bromo memang bagus sekali mbak, kali aja ada yg ingin berwisata ke bromo kebetulan saya menyediakan paket berwisata ke bromo. Untuk lebih jelasnya bisa mampir di ---> wisata bromo

    atau kalo butuh swea / carter mobil bisa mampir di ---> sewa mobil malang

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo ronal ..
      Wah boleh lah kapan kapan kalau ke bromo pakai paketa dari kamu .. siapa tau dpt diskonnya banyak ..

      Delete
  3. Keindahan gunung bromo itu sendiri memang sudah tidak diragukan lagi oleh para wisatawan lokal maupun asing, selain Keunikan dan pesona landscape yang ditawarkannya memang memberikan citarasa tersendiri yang akan membuat para pengunjung terkesan saat mengunjunginya.
    Great share bro :-)

    ReplyDelete

DIDUKUNG OLEH

Google+ Followers