Green Canyon or Brown Canyon?

8:19:00 PM

Ketika Green Canyon Menjadi "Brown Canyon"

Tepat jam 07.00 WIB kami di jemput oleh rombongan lain yang ingin ke green canyon. berlosbak dan kami duduk di belakang, berbaur, bercanda dan berbincang dengan Teman baru disini.

Perjanan pangandaran-green canyon memakan waktu hingga satu jam. Itupun dikarenakan kondisi jalanan yang rusak. Sebelum menuju green canyon kami (rombongan) di ajak keliling pantai pangandaran oleh guide yang kebetulan pemandu nanti ketika kami Body Rafting di green canyon.

Selamat datang di Green Canyon
Green Canyon, salah satu obyek wisata di Jawa Barat yang terletak di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis ± 31 km dari Pangandaran. Keunikan tempat ini adalah sungai yang mengalir melalui gua Cijulang dengan stalaktit dan stalagmit yang menakjubkan, diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan pohon-pohon memberikan daya tarik alam yang unik dan menantang.
 
Tidak sabar ingin melihat yang namanya green canyon. Denger-denger warna airnya itu hijau, setelah nunggu hampir 3 jam karena cuaca yang tidak bersahabat. Akhirnya team pun langsung berangkat menuju puncak bukit dan kami akan turun dari bukit itu dengan body rafting di sungainya.

Debit air dalam keadaan siaga level 3. Bayangkan yang paling waspada lavel 4, dan kami berada di lavel 3,, ga kebayang gimana derasnya arus. 

Ini dia seharusnya Green canyon
 Dan 
Berubah menjadi Brown Canyon..
Pemandangan yang jauh dari dugaan sebelumnya, akan tetapi adrenalinnya menantang sekali, arusnya yang deras sempat membuat saya parno. nyahhahha :)
Tebing dan batu-batu besar jadi pemandangan yang terlihat di sungai cijulang ini. Pokonya harus kesana lagi dan ngerasaiin green canyon yang sesungguhnya, bukan brown canyon lagi
Naik naik tebing, melawan derasnya arus jeram jeram .


Ada hal yang amat menakjubkan. Loncat dari ketinggian 15 meter dan hanyut bersama jeram-jeram sungai cijulang ini. Sungguh tidak bisa dibayangkan bagaimana hati ini berdebar begitu deras. Namun mau tidak mau kami harus melompat karena tidak ada cara lain. satu persatu melompat. dan tiba giliran saya.
ini mereka, keluarga kami yang baru :)
melawati tebing yang penuh dengan kelelawar
 Pengalaman yang tidak akan saya lupakan begitu saja.

You Might Also Like

0 komentar

DIDUKUNG OLEH

Google+ Followers